Arsip berita
Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bidang Kepaniteraan Bulan Juni 2026
- 2026-06-12 07:50:42
- Hits 2
Pembukaan Pelatihan Teknis Yudisial Panitera Pengganti Peradilan Agama Seluruh Indonesia Tahun 2026
- 2026-06-12 07:49:34
- Hits 2
Tarakan, 3 Juni 2026 — Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur peradilan, Panitera Pengadilan Agama Tarakan, Sapruddin, S.Kom., S.H., menghadiri Pembukaan Pelatihan Teknis Yudisial Panitera Pengganti Peradilan Agama Seluruh Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Pusdiklat Teknis Peradilan.
Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 40 peserta dari lingkungan Peradilan Agama seluruh Indonesia ini dilaksanakan pada tanggal 3 sampai dengan 13 Juni 2026 dengan metode blended learning. Pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi dua tahapan, yaitu pembelajaran mandiri melalui E-Learning pada tanggal 3 sampai dengan 5 Juni 2026 dan pembelajaran klasikal pada tanggal 7 sampai dengan 13 Juni 2026.
Pembukaan pelatihan menjadi momentum penting dalam memulai rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas aparatur peradilan, khususnya bagi pejabat dan aparatur yang memiliki tugas dan fungsi di bidang kepaniteraan. Berbagai materi teknis yudisial yang akan diberikan selama pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan profesionalisme peserta dalam mendukung pelaksanaan tugas peradilan yang berkualitas.
Keikutsertaan Panitera Pengadilan Agama Tarakan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen satuan kerja dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berintegritas. Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan, memperkuat kompetensi teknis, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Melalui kegiatan pelatihan ini, Pengadilan Agama Tarakan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mewujudkan peradilan yang profesional, modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima.
